Hari yang sangat tidak diinginkan pun tiba, sebelum berangkat ke bandara alvin sempatkan datang ke toko hulya untuk pamit. “Rosa, say to hulya i’m coming” ucapnya pada pegawai toko hulya. “yes sir, wait” alvin mengangguk. Tak lama kemudian hulyapun keluar. “Assalamualikum vin” “wa’alaikum salam” “sudah mau berangkat ya? Tunggu sebentar aku titip sesuatu untuk mama” hulya kembali masuk kedalam mengambil sesuatu yang sengaja dia siapkan untuk sang mama mertua. Dia tidak menyebutkan mantan mertua, karna tidak ada mantan mertua kendati hulya telah pisah dengan mantan suaminya. “ini vin, titip buat mama ya & yang ini titip juga untuk mbak bella. Tapi jangan bilang kalau dari aku, bilang aja itu oleh-oleh dari kamu untuk mereka” hulya menyerahkan 2 paper bags pada alvin yang telah dia b

