Part 65

2271 Kata

“Hallo Kak Alan, Papa, Mama,” sapa Aliv di seberang, kini mereka sedang komunikasi video call. “Hai anak cantiknya Papa,” jawab Vian senang. “Hai, Sayang,” jawab Bella kemudian. “Hai, Aliv,’ jawab Alan terakhir. “Ummah sama Daddy kemana Nak?” tanya Vian. “Ummah nidurin adik Alva di kamar, barusan rewel minta nenen. Padahal sebenarnya dari tadi Ummah pengen ikutan ngobrol, soalnya Ummah kangen sama Kak Alan Pa. Kalau Daddy belum balik dari rumah sakit, tadi sudah telfon katanya pulang telat soalnya ada pasien kecelakaan yang harus Daddy tolong biar cepat sehat.” Jelas Aliv apa adanya. “Aliv sudah makan, Sayang?” tanya Bella, semenjak kenal lebih dekat dengat Aliv, Bella jadi semakin perhatian dan sayang pada Aliv. Menurutnya anak perempuan itu asyik, bisa dipacaki semaunya. Bella sena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN