Bab 29. Kebahagiaan Tidak Datang Terlambat

1216 Kata

Bab 29. Kebahagiaan Tidak Datang Terlambat Selesai Meeting, Rendy kembali ke ruang kerjanya lagi. Ini sudah waktunya makan siang dan tentunya perut sudah mulai berbunyi segera minta diisi. “Kamu periksa lagi berkas yang aku kasih tadi,” perintah Rendy sebelum masuk ke dalam ruangannya. “Kamu bawa keruanganku kalau benar-benar sudah beres.” “Baik, Pak.” Setelah sekretarisnya itu pergi, Rendy langsung berbalik badan dan membuka pintu. Baru saja dua kakinya masuk dan berhenti di depan pintu yang terbuka, dia tertegak dan membulatkan mata. “Lho, Sayang. Kok kamu di sini?” Rendy segera menutup pintu lalu melenggak menghampiri sang istri yang sekarang sudah berdiri dengan senyum menawan. “Aku bawa makan siang untuk kamu.” Sonya menoleh kea rah bungkusan makanan yang tergeletak di atas meja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN