Sarapan bubur Anisa datang. Anisa menutup laptopnya, menatap Aidan sekilas. Ia tahu, bubur ini adalah hasil dari janji Aidan kepada Bundanya. Anisa mengambil sendok, dan mulai menyuap bubur itu dengan terpaksa, hanya beberapa suapan kecil. Sementara itu, Kenny dan Anita sudah selesai makan. Anita, yang memang suka sekali berfoto, bangkit dari kursinya. "Kak Aidan, Mbak Anisa! Aku mau foto-foto dulu di tepi pantai. Resort-nya bagus banget!" seru Anita ceria. Anita kemudian menarik tangan Kenny. "Ken, ayo! Bantu aku ambil gambar! Aku mau angle yang bagus di bawah pohon kelapa itu!" Kenny, yang memang sudah terbiasa menjadi fotografer dadakan Anita, menurut. Mereka berdua pun pergi menuju pantai, meninggalkan Aidan dan Anisa berdua di meja. Aidan mengawasi setiap sendokan bubur yang

