Dibawah senja Bali

776 Kata

Anisa mengenakan jaket cardigan yang cukup tebal dan melilitkan syal cashmere di lehernya, sesuai perintah Aidan. Ia melihat ke cermin, penampilan itu jauh dari kesan profesional yang biasa ia tunjukkan. ​Aidan sudah menunggunya di ruang tengah. Ia mengenakan kaus polo berwarna gelap dan celana pendek, pakaian yang sangat santai jauh dari setelan jas yang menjadi ciri khasnya. Ia membawa tas kecil berisi botol air mineral dan obat Anisa. ​"Sudah siap?" tanya Aidan, nadanya tenang dan terkontrol. ​"Sudah, Mas," jawab Anisa. ​Aidan mendekat, dan tanpa meminta izin, ia merapikan lilitan syal di leher Anisa. Jarak mereka sangat dekat; Anisa bisa mencium aroma mint dan aftershave dari tubuh Aidan. Sentuhan itu, meskipun hanya sekadar merapikan pakaian, terasa seperti aliran listrik. ​"Inga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN