Kematian seperti pencuri; mengendap, diam-diam mengambil barang berharga, sungguh tidak terduga. Meskipun mengenal kematian sebaik teman karib, Nox tetap merasa tidak nyaman bersentuhan dengan jemari maut. Satu per satu kematian merenggut keluarga, sahabat, guru, segalanya. Kini dia harus bertahan hidup seorang diri. Melarikan diri dari cengkeraman Jenin, berusaha melindungi orang terkasih ... satu-satunya manusia yang paling dia sayangi: Alina. Tidak menyangka Jenin berinisiatif mengurung Alina. Nox jelas tidak bisa menghentikan pembantaian keluarga Joseph. Pada hari itu, pagi kelabu yang tidak mungkin terlupakan, dia bermaksud memastikan keselamatan Alina. Akan tetapi, yang dia dapati ialah mayat penghuni kediaman Joseph. Jantung Nox bertalu, kekhawaatiran melanda. Dia mencari ke sepen

