Pelangi masih mematung di tempatnya berdiri, jaraknya dengan Jeff kurang dari sedepa. Cukup dekat untuk melihat jelas wajah pria yang begitu membekas di ingatan nya, meski mereka hanya sekali berjumpa. Jeff mengerjab pelan karena merasakan kehadiran seseorang di ruangannya. Pelangi sedikit panik, wanita itu menoleh ke kiri dan kanan hendak bersembunyi, namun mengingat ukuran tubuh nya yang boros tempat. Pelangi akhirnya hanya bisa pasrah, sembari menyambut tatapan Jeff dengan senyum salah tingkah. "Kau?" "Ah ya, kau masih mengingatku rupanya. Wanita cantik sepertiku memang sulit untuk di lupakan begitu saja," ucap Pelangi mengekeh garing. Jeff tersenyum simpul, senyuman Pelangi mengingatkan nya pada senyum manis sang ibu. "Kau benar. Aku sampai kelabakan kala tak mendapati gadis yang

