Setiba di Jakarta, Arman tak langsung mempertemukan Susan dengan Sonia. Ada alasan mengapa dia memilih untuk menundanya. Alasan pertama, karena Arman sedang menyiapkan strategi marketing untuk mendekati wanita galak tersebut. Semakin banyak jasanya, maka Sonia akan semakin berhutang budi kepadanya. Sungguh licik bukan? tapi begitulah Arman, pria matang yang tak sabar untuk mengakhiri masa lajangnya. Dan wanita yang menjadi target masa depannya adalah Sonia. "Anggap saja ini rumahmu sendiri, Susan. Jangan sungkan jika kau ingin melakukan aktivitas apapun. Aku jarang di rumah. Aku berangkat pukul 7 pagi untuk menjemput atasanku, dari sana aku akan berangkat bersamanya menuju kantor sedangkan mobilku akan aku tinggal di rumah beliau. Pulangnya pun begitu. Biasa sampai malam jadi kau tak per

