Darel nampak kikuk, pasalnya Teresa tak seperti biasanya. Wanita itu menyambutnya dengan senyum seadanya, sangat terlihat jika senyuman di bibir Teresa begitu di paksakan. Namun Darel berusaha untuk bersikap biasa saja, mungkin mood wanita itu sedang kurang baik. Siklus rutin wanita, begitulah pikirnya mencoba untuk positif thinking. "Cobalah Rel, aku mencoba memasaknya sendiri meski sangat sulit untuk mencapai tingginya meja kompor di dapur nyonya rumah ini." Seloroh Teresa membuat senyum Darel kembali mengembang sempurna. Kini dia benar-benar yakin jika Teresa hanya sedang berada dalam siklus bulanan, sehingga emosinya sedikit labil. Dengan antusias Darel mencoba cake black forest buatan Teresa, dari aromanya yang menggugah selera, Darel yakin rasanya pasti sangat lezat. Sedangkan T

