83. Rahasia yang Menunda Ajal

1184 Kata

Alicia terhuyung saat tubuhnya ditarik kasar keluar dari mobil. Kakinya hampir tak menjejak tanah dengan benar. “Cepat jalan!” omel Rico dengan suara rendah namun penuh amarah, sengaja menarik lengannya lebih keras ketika Alicia terlihat melambat, atau tepatnya ketika ia berusaha mengulur waktu. Alicia ingin menjawab. Ingin berteriak. Ingin memohon. Namun semua itu mustahil. Mulutnya tersumbat kain tebal, membuat napasnya tersengal dan suara hanya terkurung di tenggorokannya sendiri. Matanya bergerak liar, menyapu sekeliling dengan putus asa. Di hadapannya berdiri sebuah mansion tua-besar, suram, dan seolah sudah lama ditinggalkan. Lampu-lampu temaram menyala malas, sebagian berkedip, menciptakan bayangan panjang yang menyeramkan di dinding batu yang kusam. Udara di tempat itu terasa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN