Karena terlalu khawatir, Juan kehilangan ketenangannya. Ia menjadi bodoh, tanpa sadar menuruti begitu saja petunjuk yang Rico berikan, tanpa mencurigai apa pun. Yang terpenting baginya hanya satu: Alicia selamat. “Saya harus mencari tempat yang benar-benar aman untuk pertemuan Tuan dan Nona Alicia,” ujar Rico tenang, seolah tidak ada apa pun yang disembunyikan. “Jika sudah dipastikan aman, saya akan segera memberi kabar.” Juan mengangguk tanpa berpikir panjang. Kekhawatirannya membuat logikanya tumpul. Selama Alicia hidup, ia sudah bersyukur. Ia tidak peduli bagaimana, di mana, atau apa yang harus ia lakukan, yang penting ia bisa melihat gadis itu lagi. Begitu Rico melangkah pergi, barulah Juan merasakan sesuatu yang mengganjal. Bagaimana kalau Rico hanya membohonginya? Bagaimana kalau

