Aruna saat ini tengah menggendong Sakila dalam gendongannya. Bayi mungil nan menggemaskan itu baru saja selesai minum ASI. Bayi mungil yang saat ini terjaga itu tengah memainkan mulut mungilnya, membuat Aruna semakin gemas dan terus mencium wajah mungil itu. “Ren, kalau cewek itu gemesin ya? wajah Sakila sangat mirip sama Kak Thomas.” “Dulu waktu masih bayi, banyak yang bilang Kenzi mirip aku, tapi sekarang dia lebih mirip Kak Thomas.” Iren beranjak dari duduknya, mendekati Aruna yang saat ini tengah berdiri di dekat box bayi. Iren dan Thomas memang sengaja meletakkan box bayi di ruang tengah, karena saat mereka sedang bersantai, mereka masih tetap bisa mengawasi Sakila. Belum lagi beberapa box berukuran besar tempat untuk meletakkan semua mainan Kenzi, karena Thomas, dan kedua kake

