“Al ... jangan lari-larian, Sayang. Papa capek kejar kamu.” Brian dengan nafas terengah terus mengejar putranya yang terus berlari. “Ayo, Pa. Tangkap Al.” Alvaro terus berlari. Saat ini ayah dan anak itu tengah bermain kejar-kejaran di taman depan rumah mereka. Tak terasa sudah empat tahun Alvaro lahir, kini bocah kecil itu semakin terlihat tampan karena mewarisi wajah sang ayah. “Al ... Papa capek.” Brian menjatuhkan tubuhnya di bangku taman, nafasnya masih ngos-ngosan. “Papa atur nafas dulu ya, Sayang.” Brian mengambil nafas secara perlahan, lalu mengeluarkannya juga secara perlahan. “Mama ....” Alvaro yang melihat sang mama tengah berjalan ke arahnya sambil membawa segelas s**u, langsung berlari menghampiri wanita yang telah melahirkannya. “Al, jangan lari-larian, nanti kalau jatu

