Keegoisan

2839 Kata

Ines dan Daren akhirnya ikut gabung sama Aruna dan Deden. Mereka berdua tak menyangka akan bertemu dengan putri angkatnya yang sangat mereka rindukan selama ini. Sejak tadi Ines bahkan tak melepaskan genggaman tangannya pada tangan Aruna. Ia tak ingin melepas genggaman tangannya, karena takut Aruna akan pergi meninggalkannya lagi. “Sayang, Mama kangen banget sama kamu. Papa dan kakak kamu sudah melakukan segala cara untuk mencarimu. Tapi sama sekali tak membuahkan hasil. Kemana saja kamu pergi? sekarang kamu tinggal dimana?” Aruna mengecup punggung tangan sang mama. Dimana tangan itu yang sudah membesarkannya selama ini dengan penuh kasih sayang. “Maafkan Aruna, Ma. Maaf, kalau keputusan Aruna untuk pergi dari rumah sudah membuat Mama dan Papa cemas.” “Aruna hanya ingin sendiri, Ma. A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN