Pangeran Anming tersenyum puas melihat semua orang bergetar ketakutan. Semuanya menunduk dalam. Tidak berani mengangkat kepala mereka atau pun bersuara lantaran terlalu takut. Namun tentu saja mereka semua berharap di dalam hati di bebaskan tanpa terluka sedikit pun. Senyuman dingin terbit di bibir Pangeran Anming. "Bawa semua istri kaisar ke sana!" Titahnya, menunjuk tempat para tawanan yang akan di hukum mati dengan cara dipancung. Sesuai perintah, para prajurit menyeret istri-istri kaisar ke tempat itu sehingga membuat keadaan menjadi heboh. "Jangan bunuh, ibuku!!" "Lepaskan aku! Aku berjanji akan melakukan apapun yang kau inginkan asal jangan membunuhku." "Jangan sakiti ibuku!!" "Arghh!! Lepaskan aku!!" "Kumohon ... Lepaskan aku." Semua orang menjerit histeris dan ketakutan.

