Malam ini, Xia He sendirian di dalam kediaman karena Pangeran Anming tidak tahu pergi kemana. Suami tampannya itu sudah menghilang sejak dia selesai mandi sore. Sudah mencari keberadaan suaminya itu di berbagai tempat tapi tidak kunjung menemukan juga. Para prajurit dan dayang pun juga tidak tahu dimana suaminya berada. Akhirnya ia hanya bisa pasrah dan menunggu kepulangan pangeran itu. Akan tetapi, dia tidak ambil pusing juga karena ia tahu bahwa suami tampannya itu dapat menjaga dirinya sendiri. Setelah menyisir rambutnya, Xia He membaringkan tubuhnya di atas kasur lalu memejamkan matanya. Suara gebrakan keras membuat matanya kembali terbuka. Melihat ke asal suara dan ternyata jendela lah yang terbuka. Xia He menghela nafas kasar. Ada saja yang menganggunya. Padahal dia sudah sang

