Part 47. Ungkapan Perasaan

615 Kata

Xia He membuka malas matanya kala mendengar namanya dipanggil-panggil oleh seseorang. Berencana untuk menghampiri orang yang meneriakinya itu karena suara dayang itu sangat menganggu baginya. Perlahan menjauhkan tangan Pangeran Anming dari tubuhnya. Gerakannya sangat hati-hati supaya pria itu tidak terbangun tapi siapa sangka usahanya percuma saja. "Xia jangan pergi." Rengek Pangeran Anming, kian menguatkan pelukannya hingga Xia He tak bisa bergerak dibuatnya. Pelukan pria itu seperti ular yang membelit mangsanya. "Lepaskan dulu, Miming. Aku ingin menemui orang yang terus memanggil namaku dari tadi." Ujarnya memberi penjelasan tapi Pangeran Anming tetap tidak melepaskan pelukannya. "Jangan pergi. Biar orang itu saja yang masuk ke sini." Xia He menghembuskan nafas kasar. Memilih menu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN