Bab 78 : Keterkejutan Elara

1395 Kata

Sisa-sisa ketegangan dari peperangan harga saham di bursa tadi siang masih menggantung berat di udara Vance Manor, seolah-olah dinding-dinding tua bangunan itu ikut menyerap kepanikan digital yang hampir menghancurkan Sterling Global. Meskipun Alaric berhasil menstabilkan situasi untuk sementara waktu, Elara tahu bahwa itu hanyalah gencatan senjata yang rapuh. Namun, ada badai lain yang jauh lebih personal dan menyesakkan yang kini menuntut perhatiannya. Di lantai atas, di balik pintu kayu mahoni yang tertutup rapat, ayahnya mengurung diri seperti narapidana yang menunggu lonceng eksekusi. Elara melangkah menyusuri lorong yang remang-remang, hanya diterangi oleh lampu dinding tembaga yang cahayanya mulai meredup. Aroma kayu tua dan sisa hujan yang merembes melalui celah ventilasi mencipta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN