Laura duduk bersandar pada kepala ranjang usai melakukan ritual sebelum tidur malamnya, menggosok gigi dan mengunakan aneka skincare dan bodycarenya, sang suami masih berada di kamar Bella padahal gadis kecilnya itu sudah sejak tadi terlelap. Akhir-akhir ini hubungan ayah dan anak itu menjadi semakin lekat. [Laura.] [Laura.] [Ra, jahat kamu, tuh.] Kening Laura mengerut saat tiba-tiba Meisya menuliskan pesan itu untuknya. [Jahat kenapa?] Balas Laura tanpa rasa bersalah, kerena memang dia tidak merasa melakukan kesalahan apapun. [Kamu punya kabar bahagia tapi enggak bilang-bilang aku. Jagad, deh!] Laura mencibirkan bibirnya ia tahu jika ini pasti ulah Celine yang tidak bisa menjaga rahasia, mereka memang seperti itu, karena terlalu dekat dan terbuka hingga sulit menyembunyikan

