"Abang ... ini bantalnya ketinggian," keluh Laura ketika merasa tidak nyaman dengan bantal yang ia gunakan untuk mengganjal perutnya yang sudah begitu besar, waktu tiga puluh tujuh minggu telah berlalu. Waktu yang setiap detiknya terasa begitu berharga, momen yang menurut Banyu tidak akan pernah bisa terulang, maka semua yang terbaik ia lakukan. "Mau ganti yang ini, Sayang?" Banyu mengambil sebuah bantal ya g lebih tipis. "Iya," jawab Laura seraya menggeser tubuhnya membiarkan Banyu mengganti bantal yang ada di bawah perutnya. Kehamilannya yang sudah besar membuat Laura kesulitan tidur, bahkan bantal khusus ibu hamil yang sudah Banyu beli juga tidak bisa membuatnya nyaman. "Ih, Abang ... ini terlalu lepek bantalnya, malah susah," keluh Laura lagi meski ini sudah ketiga kalinya Bany

