Sebulan berlalu semenjak Rafa dan juga Jessi mencoba gaun pernikahan mereka. Segala persiapan pernikahan mereka pun sudah rampung dilakukan. Bahkan undangan pernikahan sudah di sebarkan kepada teman-teman ataupun kepada kolega bisnis kedua belah pihak keluarga. Walaupun hari pernikahan mereka semakin dekat, Rafa masih saja sibuk mengerjakan pekerjaan kantornya bahkan berkali-kali lipat di banding biasanya. Seperti saat ini Rafa yang tengah sibuk memeriksa laporan perusahaannya bahkan dirinya pun melewatkan jam makan siangnya demi menyelesaikan laporan tersebut. Tak lama terdengar suara ketukan pintu dan masuklah sang sekretaris dengan membawa sejumlah berkas di tangannya. "Maaf mengganggu tuan, saya mengantarkan berkas yang harus di tanda tangani oleh tuan" Ucap sang sekretaris sambil

