Om, hanya milikku

2681 Kata

Setelah menempuh perjalanan cukup panjang dan melelahkan, akhirnya Dava dan Siska sudah sampai di rumah mereka. Tapi, setelah mendengar permintaan Siska tadi, perjalanan mereka sama sekali tak ada percakapan di antara mereka setelah itu. Siska yang jadi bungkam setelah mengatakan keinginannya, sedangkan Dava juga memilih bungkam dengan pemikirannya sendiri. Dava membukakan pintu mobil untuk Siska, meminta sang istri untuk keluar dari mobil. Ia tetap menunjukkan senyuman di wajahnya, meskipun saat ini pikirannya tengah kalut. Siska melangkah keluar dari mobil, menatap rumah yang satu minggu dirinya tinggalkan. Dirinya merindukan rumah ini. Rumah yang akan menjadi rumahnya dengan keluarga kecilnya nanti. Itu pun akan terwujud seandainya suaminya itu mau mengabulkan permintaannya itu. “Ay

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN