Membutuhkan sentuhan

2536 Kata

Dava memejamkan kedua matanya, meresapi, merasakan kelembutannya. Ia tak menyangka, istrinya itu benar-benar merawatnya dengan sangat baik. Meskipun ia belum melihatnya secara langsung, tapi hanya dengan menyentuhnya, dirinya sudah bisa menebak seperti apa bentuknya. Siska semakin mencengkram erat kedua lengan kekar Dava, saat tangan suaminya itu semakin aktif, membuat dirinya tak mampu lagi menahan mulutnya untuk tak berteriak. “Dava!” teriak Siska keras. Ia sendiri tak menyangka akan bisa berteriak sekeras itu karena ulah suaminya saat ini. Dava mengulum senyum. Ia merasa sangat puas, karena sudah mengenalkan kepada istrinya tentang betapa nikmatnya permainan tangannya. “Gimana? Enakkan?” tanya Dava sambil mengusap kening Siska yang penuh dengan peluh. Siska tak menjawab, kedua mata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN