Chapter 52 : Kesempatan Kedua

1161 Kata

Sepanjang perjalanan mengantar Stefanni pulang ke apartemen, Varo hanya diam. Hal itu jelas saja membuat Stefanni heran. Karena hal ini tidak biasanya terjadi dengan Varo. “Kamu kenapa diam saja dari tadi?” Stefanni memecah keheningan diantara ia dan Varo. “Enggak apa. Hanya malas bicara,” ketus Varo. “Mana pernah kamu malas bicara sama aku,” sahut Stefanni. “Bilang, kamu kenapa?” Stefanni mendesak Varo agar lelaki itu mengatakan alasan dibalik membisunya ia. “Tadi kafe kedatangan siapa?” tanya Varo. “Wanda,” jawab Stefanni apa adanya sebelum ia menceritakan perihal maksud kedatangan Wanda ke hadapannya. “Lo ini benar-benar bodoh, Fan. Jelas-jelas lo sudah tahu watak buruk Wanda dan elo malah menerima dia kembali,” ucap Varo setelah Stefanni selesai menceritakan semuanya. “En

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN