Para bodyguard Jeno langsung berbalik begitu melihat mobil tuannya bergoyanh dengan intense. Mereka sebenarnya hendak mengantarkan tuan mudanya namun sepertinya itu perlu menunggu. Jeno merasakan lubang Jaemin yang terus mengurutnya tiap kali terdengar suara langkah diluar mobil. "Apa kau terangsang karena takut ketahuan orang lain sedang melakukan hal seperti ini di tempat umum?" Ujar Jeno di telinga Jaemin. "Tentu saja bodoh. Ini memalukan." Ujar Jaemin sambil menahan desahannya agar tak terdengar dari luar. Mendengar itu, Jeno makin mempercepat sekaligus memperdalam hentakannya di lubang Jaemin. "Apa kau masih bisa memperhatikan hal lain saat bersamaku?" Geram Jeno di belakang Jaemin. "Cukup fokus padaku." Lanjutnya. Jeno terus-terusan menyentuh prostatnya setiap menghentak maju
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


