"Sus!" panggilku pada seorang perawat yang mengecek keadaan Ratini. "Iya, Bu. Ada yang bisa saya bantu?" jawabnya dengan sopan. "Cuma mau nanya kenapa pasien terus merancau ya?" "Ohh... Itu karena dia masih di bawah alam sadar, Bu. Layaknya kita tidur dan kita sedang bermimpi. Terbawa oleh semua kehidupan sehari-hari yang ada di pikirannya!" Aku mengangguk mengerti, setelahnya suster izin meninggalkan ruangan. Kupandangi wajah Ratini yang masih dengan tenangnya terpejam. Ketika aku menjalankan salat, Ratini siuman. Abi lah nama pertama dia cari, aku segera menyelesaikan salatku dan langsung menghampiri Ratini yang telah membuka mata. "Mbak, di mana Abi?" tanyanya penasaran. "Abi pulang, Dik Nita kurang enak badan!" jawabku. Seketika wajahnya cemberut, menandakan ketidak sukaan

