Chapter 19 "Assalamualaikum." "Shalom." Baik Hana yang duluan mengucapkan salam ataupun Chan yang membalas salamnya—meskipun dengan cara yang berbeda—sama-sama hening untuk sesaat. Ini memang bukan pertama kalinya Hana ngedenger soal Chan yang ngucapin Shalom, tapi ini pertama kalinya Hana mengalami hal seperti ini secara langsung. Benar kata orang, Assalamualaikum yang dibalas dengan Shalom itu mengakibatkan kecangungan tersendiri diantara keduanya. Maka dari itu Chan selalu berusaha menjaga mulutnya agar tidak seenak itu bilang 'Shalom' pada yang bukan kristen, apalagi sama gebetannya. Hanya saja, hari ini dia keceplosan. Dan bodohnya kenapa Chan bilang itu didepan gebetannya sendiri. "Eh kak Chan," untungnya Hana lebih cepat bertindak, jadi dirinya enggak harus

