Chapter 36 "Anjir gila boros banget sih!" Jujur saja hati Jeyhan panas ketika melihat Chan mencubit hidung Hana lalu tertawa keras melihat ekspresi Hana yang kesakitan. Mereka berdua baru pulang dari gramedia, keliatan dari kresek yang Hana bawa. Jeyhan bisa menebak kalo Hana membeli alat gambar dan novel diskonan. Makannya Chan bilang dia boros. "Ya ga apa-apa atuh," Hana menatap Chan sebel, pipinya dikembungkan sebelah. "kan uang gua Kak." "Iya tapi kan tetep aja, jangan seboros ini Yamann," Chan menjawil pipi Hana dengan kedua tangannya. Dia keliatan kaya bapak yang baru aja marahin anaknya yang boros tapi gemas disaat yang sama. Hana mencebik sebal. Kenapa sih Chan ini suka banget manggil dia Yaman? Padahal Yaman kan nama bapaknya. Sial aja Hana lupa mulu nama o

