XXII - Lagu Tanpa Judul

1634 Kata

“Apa yang akan kamu lakukan ketika tua nanti?” Pada hari Kamis, Azka mengunjungi W’s Café. Dan, seperti biasa ia akan bertemu Vadi di sana. Mendengarkan bagaimana suara pemuda itu memenuhi ruangan café sebelum kemudian ia duduk di seberang meja Azka. Vadi yang mendengarnya segera mengangkat wajah dari yang semula memandang cangkir di atas meja menjadi menatap wajah Azka. “Ketika tua?” Azka mengangguk satu kali. “Iya. Ini random banget sih. Tapi, saya penasaran apakah kamu sudah punya rencana masa tua?” Vadi berpikir. Masa tua ya? Seingatnya, selama ini Vadi hanya memikirkan bagaimana ia akan menghabiskan waktu mudanya. Mimpi seperti apa yang ingin Vadi gapai di usia gemilang serta apa yang harus ia lakukan agar dapat bertahan. Apabila berbicara soal masa tua, Vadi sebetulnya belum memil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN