SEASON 2 BAB 18

1445 Kata

"Allhamdullillah, untung ada Abah," ucap Milka mendengus lega. "Iya, Mbak. Kalau nggak ada entah sampai kapan aku ngurung Mas Adit di dalam. "Abah, apa nanti jika mereka bertemu dengan, Ningrum, akan terkena efek susuknya lagi?" Milka kembali bertanya pada Abahnya. Pria yang ia panggil Abah adalah Ayah dari Mamanya. "Kemungkinan tidak akan. Asal mereka selalu mengingat untuk membaca surat pendek. Terutama ayat kursi," jawab Abah. "Aku kenapa sih, Bund?" Adit datang sambil cekikikan. Membuat istrinya merasa geram. "Gue juga bingung, Dit. Tau-tau dikurung sama Milka," timpal Ilham. "Nih yang parah, istrinya sampai dibentak-bentak." Milka menunjuk pada Bara. Bara tertawa sambil berkilah. "Maklum, namanya juga nggak sadar. Maaf ya, Sayang," ucapnya pada Sandra. "Pingin tak 'hih!"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN