Pagi ini Tiara menyiapkan semua keperluan suaminya dengan wajah muram. Adit yang sadar akan hal itu mulai menghampiri istrinya. Lalu, mengusap wajahnya yang tampak sedih. "Jaga diri baik-baik," ucap Tiara sambil mengusap air mata yang sudah menetes bebas membasahi wajahnya yang chubby. "Tentu, Sayang. Jangan sedih! Aku hanya pergi sebentar," ucap Adit menenangkan. Di raihnya tubuh Tiara ke pelukannya. "Jaga kesetiaan kamu untuk aku," lirih Tiara. Belum sempat Adit menjawab ucapan Tiara, ponselnya berdering. Panggilan itu dari Bara. Sebelumnya, Bara mengirim foto kalau dirinya telah tiba di rumah Adit. [Duduk dulu aja, Bar. Saya masih agak lama.] Panggilan diputuskan. Bara pun menunggu Adit di ruang tamu. ????? "Eh, ada Bara," sapa Milka yang sudah rapi dengan pakaian kantornya. "E

