Extra Part 1 Hari ini tiba waktunya persalinan Tiara. Semua orang berkumpul di rumah sakit. Merkea berdoa untuk keselamatan Tiara dan anaknya. Persalinan Tiara kembali dilakukan secara Caesar. "Sayang, kamu kuat ya." Berkali-kali Adit mencium kening istrinya sebelum masuk ke ruang operasi. "Aku pasti kuat, karena ada banyak orang yang mendukungku saat ini," balas Tiara. Brankar didorong oleh, perawat. Ruang oprasi pun ditutup. Adit, yang baru pertama kali melihat istrinya melahirkan, tak bisa diam seperti setrikaan. Mondar mandir hingga membuat Mama dan Papanya merasa pusing. Bukan hanya orang tuanya yang pusing. Ilham, Milka, Hildan, Ida dan Mertuanya pun merasa sama. "Dit, kamu bisa tenang sebentar?" ujar Papanya. Ilham sedikit tertawa menyaksikan sikap Adit yang seperti itu. "Ka

