Bab 17

1111 Kata

"Maaf lama ya." Ucap Jihan yang baru selesai dari toilet. Muka Jihan terlihat panik, dan itu juga dengan cepat disadari oleh Alif. "Sayang.. kamu kenapa? Ada masalah?" Jihan semakin panik, ia bingung harus berbuat apa. Beno tidak mungkin membiarkannya begitu saja tentang prihal pernikahan Alif dan Mawar. "Hmm.. Mas Beno--" Ucapan Jihan terhenti seketika ketakutan semakin melandanya. Ia takut Beno bisa menyakiti Alif, meskipun ia tahu Alif mungkin bersalah. Tapi Jihan tidak bisa melihat suami terluka, lebih-lebih yang akan melukainya saudaranya sendiri. "Ada apa dengan Beno." Alif tampak ikut khawatir. "Jihan jangan diam saja, jawab aku sayang. Beno kenapa?" Lanjutnya lagi. Jihan menghela napas berat, ia menatap kegusaran muka Alif. "Mas Beno tahu kamu menikah lagi." Alif tertegun mende

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN