Ini adalah hari ketiga freeclass setelah ujian semester, hari ketiga pula pertandingan basket antar kelas di laksanakan. Alvaro sudah duduk dengan wajah malas di tribun bagian atas, badannya membungkuk hingga kepalanya menyentuh senderan bangku didepannya, tangannya masih sibuk memainkan game diponsel dan sesekali membalas pesan penting. Disampingnya ada Gabriel yang sedang duduk sambil memainkan rambut milik Alvaro, sedari tadi rambutnya di pegang pegang untuk dikuncir ataupun di kepang. Alvaro sudah berkali kali menolaknya, namun satu hal yang baru ia sadari adalah Gabriel tipe gadis keras kepala. Dimana apa yang ia mau lakukan akan ia lakukan meski harus memaksa, terlalu melelahkan bagi Alvaro untuk terus menolak sehingga membuatnya mau tak mau mengalah. "Rambut lo jangan di potong

