Alvaro berdecak kesal ketika melihat seseorang yang memakai masker dan kacamata hitam turun dari mobil berwarna putih, ia sangat paham siapa itu meskipun wajahnya tertutup. Postur tubuh seseorang yang selalu saja membuatnya emosi, tidak ada kata akur diantara keduanya menurut pemikiran Alvaro. Alvaro langsung berlari kecil ke arah orang itu, ia menendang belakang tubuhnya dengan kencang sebelum bertanya dengan geram, "kenapa lo yang kesini?" "Gue bukan tuan muda kayak lo,"ucap pria itu sambil menggosok bagian belakangnya yang nyeri. "Pembohong, sini." Alvaro merebut paperbag di tangan pria itu dengan kasar. "Iya, terimakasih,"sindir pria itu dengan bibir yang tersenyum dibalik masker. Alvaro mengambil Almamaternya dan pergi dengan tidak perduli. "Sama sama,"ucapnya dengan senyum mi

