Pagi ini Alvaro terbangun lebih awal dibanding jam biologisnya, pukul 3 pagi. Perutnya terasa kosong membuatnya tidak dapat melanjutkan tidur, ia berdiri dari kasurnya dan berjalan menuju dapur. Terlalu repot jika membangunkan pelayan, ia mengambil sebungkus spaghetti instan disana. Diam sejenak di depan kompor listrik dengan tangan yang masih menggenggam bungkus itu. "Ini bumbunya dimasak juga? Apa dimakan mentah begini? Eh ini udah dimasak kan ya?"gumamnya sambil membolak balik bungkusan. Tidak menemukan jawaban, Alvaro memasukkan isi bumbu ke dalam mangkuk dan menaruhnya di microwave. Tak tahu bukan berarti tak bisa berpikir, oke. Mie pasta matang sekitar 10 menit, entahlah ini benar atau tidak yang pasti Alvaro hanya menggunakan firasat hatinya saja. Meniriskan mie dan memasukk

