Bagian 21. Tetaplah Bersamaku

1290 Kata

Rumaisha hanya bisa mengangguk. Ia sama sekali tidak mampu bersuara untuk membalas ucapan Agung, sibuk mengatur degup jantung yang masih saja memburu dari dalam sana. Gadis itu begitu surprise dengan tindakan suaminya. Jadi benar laki-laki itu kesambet peri cinta rumah sakit? Akan tetapi, dia tidak boleh melambung terlalu tinggi. Sebab, jika kemudian jatuh, akan sangat sakit terasa. Mungkin benar jika Agung mulai sedikit menerimanya, tetapi pasti belum sepenuhnya. Terlalu cepat jika dia telah menghapus tuntas masa lalunya itu. Tidak akan mudah melupakan orang yang pernah mengisi hari-hari panjang kita begitu saja. Namun, rasa penasaran terus saja menggelitik hati Rumaisha. Mencuri lirik, ia hendak memerhatikan laki-laki di sampingnya itu. "Kenapa?" tanya Agung. Gadis itu sontak kembali

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN