14

2318 Kata

Subuh-subuh buta, Ikram sudah bangun karena adzan sudah berkumandang. Ia merasa bingung saat bangun berada di kamar putih bergambar kuda poni di dindingnya, apalagi aroma bunga mawar bergitu kuat menyeruak ke hidungnya. Mendudukan tubuhnya di atas ranjang dan memperhatikan sekeliling kamar, “Sialan, gue lupa udah nikah.” Maki nya sambil menepuk dahinya. Ia tersenyum tipis saat melihat istri nya sedang berbaring di samping nya dengan rambut pendek nya awut-awutan di area wajahnya. “Ckk, natural sekali.” Ikram langsung bangun dan keluar dari kamar Cindy, Ia harus mandi dan mengganti pakaian nya karena akan pergi ke mushola komplek untuk menunaikan ibadah wajib nya sebagai umat beragama. Baru saja mencapai tangga rumah Cindy, lelaki itu kembali lagi ke kamar istri nya. Ia punya tanggung

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN