Setelah 2 bulan mereka tidak berhubungan lagi, kini Dayat meminta Cindy untuk bertemu dengan nya untuk menyelesaikan semua perkara agar tidak ada lagi hal menyangkut di hati mereka. Tidak ada luka yang masih terinfeksi, kini mereka harus berada di posisi masa pemulihan. Masih mengenakan baju kantor nya, Cindy mampir sejenak bertemu dengan mantan nya itu di caffe dekat dengan komple rumah Cindy. Cindy menghela nafas kasar berkali-kali, tidak sanggup melihat kelusuhan Dayat yang kini duduk manis di hadapan nya. “Ngomong !” seru Cindy tenang. Duduk lama-lama dengan orang yang masih Ia sayang berpotensi membuatnya goyah. “Gue nggak punya lagi kesempatan ya ?” Dayat memulainya dengan sebuah pertanyaan. “Entah Yat, kadang gue juga bingung.” “Kenapa ?” “Di satu sisi gue sayang banget sama

