Acara pindahan rumah Ikram dan Cindy terpaksa batal karena lelaki itu tiba saja meriang dan mual-mual. Jika tubuhnya tidak fit, Ikram benar-benar bisa jadi patung seharian. Ia betah tidak bangun dari posisi nya dan bertahan dibalih selimut. Energi nya terserap sempurna sehingga Ia menjadi lemas luar biasa. Cindy tentu saja panik mendapati suaminya itu sakit. Ini bukan demam pertama kali untuk Ikram namun ini adalah tanggungjawab untuk pertama kali nya bagi Cindy merawat Ikram yang demam. “Mah, Bang Am demam. Cindy mau masak bubur.” Ujarnya pada Dewi yang kini sedang sibuk memotong daun kol. “Demam ?” tanya Dewi. “Udah kamu compress belum ?” “Udah Ma.” “Yaudah sana, temanin suami kamu. Biar bubur mama yang masak.” “Jangan Ma !” tolak Cindy. “Aku mau belajar masak buat Bang Am, biar

