Mendua-Bab 10

2219 Kata

*** Seperti kebanyakan guide yang menjadi penunjuk jalan bagi wisatawan, aku akhirnya membawa Axel pada tempat-tempat wisata yang di rekomendasikan. Tentu saja setelah urusan kami berdua selesai, dan aku sudah menekankan pada Axel untuk meminta maaf pada Nina karena telah mengacaukan pekerjaannya. Kata Axel ia akan melakukan itu karena berkat masalahnya dengan Nina lah akhirnya kami bertemu. Aku hanya menggelengkan kepala mendengar ucapannya itu. Terserah Axel saja, yang penting dia harus menepati janjinya. Baik itu meminta maaf pada Nina atau bahkan janji yang jauh lebih besar dari itu, janji yang dia ucapkan setengah jam yang lalu. Melupakan sejenak tentang semua itu, kini ini kami tengah berjalan beriringan. Dia berada tepat di belakangku. “Fe,” panggilnya. “Iya?” Aku menoleh.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN