Mendua-Bab 42

1610 Kata

*** Pagi-pagi sekali aku sudah bangun dari tidurku dan meraih ponsel pribadiku. Biasanya jam seperti ini aku belum menghiraukannya, tapi karena sekarang aku berniat untuk menyapa Axel lebih dulu, maka aku pun mencari benda pipih itu. Kutulis pesan selamat pagi untuk Axel. Namun, tak langsung aku menerima balasanya. Tidak apa-apa, yang penting pesan itu telah terkirim kepada Axel. Aku beranjak dari tempat tidurku lalu meraih handuk setelah menyimpan kembali ponsel ke atas nakas. Aku memutuskan untuk segera mandi. Hari ini aku sudah kembali bekerja. Aku ingin datang lebih awal untuk melihat jadwal. Kira-kira siapa yang akan aku dan driver jemput di bandara hari ini? Selesai mandi aku kembali mengecek ponselku. Senyumku terbit begitu melihat ada sebuah pesan masuk di sana. Dari Axel. Be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN