#32: MULAI MEMIKIRKANNYA

752 Kata

Mama akhirnya tertidur setelah lelah menangis. Azel hati-hati turun dari tempat tidur, tidak ingin gerakannya membangunkan Mama. Setelah menutup pintu kamar tanpa menimbulkan suara, Azel mengusap wajahnya letih. Sudah lama Mama dan Papa tidak bertengkar sehebat ini. Terakhir adalah saat Papa membawa Kafka tinggal sama mereka. Setelah itu Mama dan Papa lebih sering bersikap seperti dua orang asing. Kalau pun berbicara hanya saling menyindir. Dan Azel tidak tahu apa yang memicu pertengkaran kali ini. Tapi, kalau dikait-kaitkan dengan Kafka, pasti ada hubungannya dengan perselingkuhan Papa dulu. Azel mendesah. Padahal hari ini ia ingin istirahat dengan tenang. Tapi malah ada keributan seperti ini. Azel memutuskan ke kamarnya. Saat ia melewati pintu kamar Kafka, ia berhenti sejenak. Menatap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN