Abytra menetap lekat wajah Azel yang sedang tertidur. Napas gadis itu begitu teratur. Tangannya berada di atas perut yang terlihat makin membuncit. Dalam benak Abytra bertanya-tanya, sudah memasuki usia berapakah kandungan Azel saat ini? Pria itu mengulurkan tangannya, menyentuh perut Azel. Di dalam sana, ada satu kehidupan yang sedang terbentuk. Ada satu jantung yang berdenyut. Tanpa sadar, Abytra mengusap perut itu. Ingin merasakan keberadaan si janin. Setidaknya satu gerakan pelan. Namun, yang terjadi Abytra malah tersentak saat sebuah tangan jatuh di atas tangannya. Lalu tangan kecil itu menggenggam tangannya yang besar. Saat Abytra mendongak ia melihat Azel sudah terbangun dan tersenyum kepadanya. "Sudah lama kamu pulang?" tanyanya dengan suara lirih. Lalu gadis itu berusaha untuk d

