Cerys berjalan dengan lesu menuju kendaraannya yang terparkir paling pojok dekat parkiran sepeda. Ia keluar dari tempat persembunyiannya begitu Ken dan Aarav meninggalkan area parkir rumah sakit. Ia yang sempat mau pulang tadi, harus tertunda begitu ia melihat anaknya di lobi rumah sakit. Ada sang anak di rumah sakit, bersama orang lain dan yang pasti bukan tujuan dirinya anaknya datang, ia pun merasa khawatir. Karena itu saat ia ada di depan rumah sakit, ia tidak langsung menuju ke area parkir. Ia berhenti sesaat sebelum kemudian mengikuti anaknya. Ia tidak bisa meninggalkan anaknya begitu saja. Takut terjadi apa-apa sehingga membuat sang anak harus mendatangi rumah sakit. Ia hanya tidak mau anaknya terluka. Sayangnya, meski ia tidak menginginkan anaknya terluka. Anaknya tetap saja te

