24. Paksaan Brian

1199 Kata

Brian menarik paksa soya, membawa gadis itu masuk kedalam apartement yang dulu di tempati nya. Apartement itu masih sama, semua hal paris masih melekat di setiap dinding apartement itu. Brian menarik tangan soya, dan menghempaskannya di sofa depan tv. Kedelai diam, lidahnya kelu hanya untuk sekedar berucap satu kata. "berhenti sembunyi di balik senyum lo itu!" brian berlutut, memegang kedua bahu soya, menatap gadis itu marah. "apa sudah puas lo buat gue kalang kabut cariin lo?" brian mengguncang bahu soya cukup keras. "JAWAB SOYA!" brian membentak. Soya menepis tangan brian di bahu nya, balas menatap brian dengan tajam. "kamu harus nya nanya ke diri kamu sendiri. Apa kamu puas kasih aku harapan palsu?" soya. "apa kamu udah puas hancurin hati aku, kalau kamu enggak suka sama a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN