19. Akhir perjuangan Soya

1244 Kata

Soya masuk ke toko kue di lantai ketiga, sepulang sekolah ini sudah memutuskan akan meminta maaf pada brian, atas semua sikap cemburu nya yang kelewatan. "brian suka kue apa?" seina bertanya. "bronis, apalagi banyak coklat nya" soya menjawab. "muka nya doang sangar, ternyata makanannya coklat" bunga berkata. "vano juga, dia enggak suka makan pedas" nana menyahut. "ciee .. Aa vano mulu yang di omongin" soya menggoda. "teman rasa pacar, di bawain mama vano mulu lagi makanan" seina langsung menambahkan. "tapi na, lo sama vano emang beneran cuma teman, lo enggak ada rasa gitu?" bunga bertanya. "gue enggak tau, yang pasti gue nyaman sama dia" nana menjawab. "lo sih enak, lah gue sama brian. Udah cium an, pelukan, di kasih ini itu, tetap aja di gantung" soya berkata. "waduh soy

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN