Jangan pergi

1610 Kata

Arsha berjalan menuju hotel yang di jadikan sebagai tempat promnight bersama Rania yang berjalan anggun di sebelahnya, gadis itu terlihat begitu cantik dengan dress yang begitu pas melekat di tubuhnya. Sedikit ragu tapi Rania tidak mau melepaskan genggaman tangannya, gadis itu malah menggenggam erat tangan Arsha tahu banyak pasang mata yang tertuju pada mereka berdua. "Kenapa?" tanya Arsha pelan, menyadari bahwa gadis itu terlihat tidak nyaman. "Mau pulang." Lirih Rania, Arsha tersenyum kecil saat melihat Rania seperti anak kecil yang merengek minta pulang pada orang tuanya. "Baru sampai, ayo duduk disana. Kita cari tempat yang enggak terlalu ramai dan enggak terlalu sepi." Mereka berjalan beriringan, mengabaikan Fabian yang sejak tadi tidak berkedip melihat Rania. Cowok itu tentunya t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN