Sam terpaku. Ia tidak tahu jika Narcissa bisa mengeluarkan ekspresi semacam itu. Narcissa jadi terlihat… seram? “Narcissa?” Gadis itu tersenyum. Kali ini senyuman itu berbeda dengan senyuman yang baru saja dikeluarkannya. Sam tidak pernah berhenti terpana ketika melihatnya. Bahkan ekspresi ‘aneh’ Narcissa yang baru saja dilihatnya sirna hanya dalam sekejab mata. Senyuman Narcissa itu memabukkan—bagi Sam. Saking memabukkannya, Sam bisa tidak memperhatikan sekitarnya hanya untuk memperhatikan sang pujaan hati. Memang rasa tertarik itu aneh. Kira – kira, apakah selama ini Narcissa peka dengan perhatian berbeda yang diberikan Sam kepadanya? Apakah gadis itu juga merasakan bagaimana perasaannya? Narcissa terlalu polos. Setidaknya semua itu terl

