Hovak memarkir mobil di pantai yang sepi. Ia segera turun dan diikuti Edgar dan Korie yang menguap lebar. Keadaan pantai begitu lengang. Tak terlihat adanya sosok Gail atau pun pria bersetelan jingga. "Sepertinya mereka sudah lebih dulu menyeberang," Korie memandang ke sekeliling. Pantai yang berangin membuat gadis itu merapatkan jaketnya. "Apa yang harus kita lakukan? Apakah kita juga akan menyeberang?" Tanyanya pada Hovak. "Ada kapal yang tertambat di dermaga," Edgar yang bermata jeli menunjuk. "Kita bisa menggunakannya. Apakah kau bisa mengendarai kapal itu?" tanyanya pada Hovak. "Tentu aku bisa." jawab Hovak. "Tapi aku akan pergi sendiri saja." "Apa maksudmu?" sergah Korie. "Kami berada di sini untuk menyelamatkan Gail!" Salaknya. "Kami harus ikut menyeberang bersamamu!" "Tidak,

